Daftar Hp MOTOROLA Terbaru dan Termurah
Pilih dan bandingkan hp MOTOROLA terbaru dan harga termurah sesuai spesifikasinya
Tentang Motorola
Motorola merupakan pionir absolut yang menciptakan telepon genggam pertama di dunia sebelum akhirnya mengalami pasang surut bisnis dan kini bertransformasi menjadi salah satu brand smartphone Android yang paling digemari di pasar barat dan Amerika Latin.
Motorola yang dikenal sebagai pelopor dalam banyak teknologi komunikasi asal Amerika Serikat didirikan pada 25 September 1928 oleh dua bersaudara, Paul V. Galvin dan Joseph E. Galvin.
Nama "Motorola" sendiri mulai digunakan pada tahun 1930 sebagai merek radio mobil mereka, gabungan dari kata "motor" (mobil) dan akhiran "-ola" yang populer pada masa itu (seperti pada Victrola).
Melalui salah satu insinyurnya, Martin Cooper, Motorola menciptakan telepon genggam pertama di dunia pada tahun 1973. Produk komersial pertamanya, Motorola DynaTAC 8000X, resmi dijual pada tahun 1983 dengan bentuk besar mirip "batu bata".
Tahun 1990-an, Motorola sangat dominan di industri ponsel, terutama dengan model StarTAC, salah satu ponsel lipat pertama dan terpopuler.
Motorola mencetak sejarah besar lewat Motorola RAZR V3 (2004), sebuah ponsel lipat super tipis bernuansa metal yang menjadi ikon pop-culture global dan terjual lebih dari 130 juta unit.
Ketika era smartphone layar sentuh dimulai, Motorola sempat terkejut. Demi bertahan, Motorola Inc. memecah perusahaannya pada tahun 2011, di mana divisi smartphone diberi nama Motorola Mobility.
Tahun 2012 Google mengakuisisi Motorola Mobility seharga sekitar $12,5 miliar. Tujuan utama Google adalah paten Motorola yang penting untuk ekosistem Android.
Tahun 2014, Google menjual Motorola Mobility ke Lenovo (Tiongkok) seharga $2,91 miliar, namun tetap mempertahankan sebagian besar patennya.
Karena kini Motorola adalah anak perusahaan Lenovo, apakah kini bisa dikatakan Motorola adalah perusahaan China? Iya, bisa dikatakan Motorola saat ini adalah perusahaan China, namun masih beroperasi sebagai entitas Amerika dengan kantor pusat di Chicago, Illinois.
Di bawah manajemen Lenovo, lini produk Motorola disusun dengan awalan kata "moto" yang khas untuk menyasar berbagai segmen pasar seperti seri Moto G, Moto E, dan Moto Edge, yang cukup populer di berbagai pasar dunia.
motorola razr (Lini Lipat / Foldable Premium)
Smartphone layar lipat jenis clamshell (melipat ke bawah seperti bedak kosmetik). Lini ini bersaing ketat dengan Samsung Galaxy Z Flip. Varian tertingginya (seperti seri razr ultra) terkenal memiliki layar luar (cover screen) terbesar di kelasnya yang sangat fungsional.
Ini adalah upaya Motorola menghidupkan kembali kejayaan masa lalu dalam format teknologi modern.
motorola edge (Lini Flagship & Premium)
Lini flagship utama Motorola untuk bersaing dengan HP kelas atas dari merek lain.
Fokus pada desain estetika yang premium, bodi tipis, penggunaan material kulit vegan (vegan leather), dan layar lengkung yang indah. Lini ini dibekali pengisian daya super cepat (TurboPower) dan berpartner resmi dengan Pantone untuk menghadirkan varian warna ponsel yang sangat akurat dan modis.
moto g (Lini Kelas Menengah / Mid-Range)
Inilah lini produk yang menyelamatkan bisnis smartphone Motorola dan menjadi volume penjualan terbesar mereka.
Terkenal menawarkan spesifikasi yang solid, baterai besar tahan lama, dan harga yang sangat bersahabat. Di dalam lini ini, biasanya terdapat sub-varian khusus seperti moto g power (fokus baterai badak) dan moto g stylus (hadir dengan pena stilus bawaan).
thinkphone by motorola (Lini Bisnis / Enterprise)
Lini khusus hasil perkawinan silang antara keahlian mobile Motorola dengan nama besar laptop bisnis legendaris Lenovo, yaitu ThinkPad.
Dibuat dengan material super tangguh standar militer (seperti serat aramid/kevlar), fokus pada integrasi mulus dengan laptop Lenovo, serta dilengkapi sistem keamanan tingkat tinggi ThinkShield untuk melindungi data-data penting perusahaan.
Hampir seluruh smartphone Motorola memiliki daya tarik unik berupa My UX. Antarmuka (UI) software mereka sangat disukai karena menyajikan pengalaman Stock Android (Android Murni) yang bersih, tanpa iklan, dan tanpa bloatware (aplikasi bawaan yang tidak berguna).
Mereka juga mempertahankan fitur legendaris Moto Gestures—seperti mengibas HP dua kali untuk menyalakan senter, atau memutar pergelangan tangan dua kali untuk membuka kamera secara instan.
***






















