Korea Utara dikenal sebagai negara tertutup dari pergaulan dunia. Walaupun negara tertutup, namun warga di Korea Utara juga menggunakan handphone (hp) sebagai sarana untuk berkomunikasi dan hiburan.
Model hp di Korea Utara tidak berbeda dengan hp yang ada di pasaran global. Salah seorang jurnalis dari BBC mendapatkan satu unit hp asal Korea Utara, dimana hp ini punya layar melengkung (curved) dengan punch hole berbentuk mirip huruf “U”, dan tampak seperti hp smartphone pada umumnya.
Menurut laporan organisasi nirlaba Lumen, semua vendor ponsel Korea Utara diyakini memproduksi produknya di China. Tentunya disesuaikan dengan desain dan fitur yang telah ditetapkan. Setelah diproduksi di China, produk itu kemudian dilabeli merek Korea Utara.
Beberapa merek hp lokal Korea Utara seperti Arirang, Madusan, Pyongyang, hingga Jindallae, yang sebagian besar hanya dipasarkan di dalam negeri dan dibuat berdasarkan desain pemerintah. Untuk merek seperti Arirang, Phurunhanal, dan Samthaesong banyak dipakai di Pyongyang,

Namun yang unik dari hp lokal Korea Utara adalah adanya fitur pengawasan. Korea Utara dikenal dengan aturan pengawasan dan sensor yang cukup ketat terhadap segala hal, termasuk perangkat hp yang dipakai masyarakat.
.jpg)
Fitur pengawasan ini bisa dilihat dalam sebuah folder rahasia yang tersimpan di aplikasi galeri di hp ini.
Dalam folder yang kabarnya tak bisa diakses pengguna tersebut, ditampilkan beberapa screenshot yang memang diambil secara rutin setiap 5 menit sekali (21.40, 21.45, 21.50, dst).
Ada kemungkinan sistem ini akan berjalan ketika pengguna memakai hp tersebut saja alias tidak dalam mode siaga (standby). Sebab, selain tiga waktu di atas, ada beberapa screenshot lainnya yang selisih waktunya hingga berjam-jam.
Tidak disebutkan apakah sistem screenshot otomatis secara diam-diam ini akan berhenti atau tidak ketika storage di HP pengguna habis. Namun yang jelas, dengan sistem ini, Pemerintah Korea Utara bisa mengawasi apa yang dilihat pengguna di ponsel mereka.
.jpg)
Ketika ada yang tidak beres, boleh jadi Pemerintah Korea Utara akan melakukan tindakan tegas terhadap pengguna tersebut. Selain screenshot otomatis, HP yang akan memunculkan bendera Korea Utara pada saat dinyalakan ini juga akan menyensor kata-kata yang tak pantas diucapkan atau dilarang di sana.
.jpg)
Selain itu, ada juga fitur sensor, kata seperti "Oppa" (kata sapaan untuk saudara laki-laki), misalnya, akan disensor dan digantikan dengan kata "Comrade" atau "Kawan". Kemudian, ketika mengetikkan "Korea Selatan", hp tersebut akan memblokirnya dan menggantinya dengan frasa "Puppet state" atau "Negara boneka", sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Fortune.