Kondom yang Dipakai Manusia 200 Tahun Lalu Dipamerkan di Belanda

Di Museum Rijksmuseum kalian akan melihat sebuah alat kontrasepsi atau kondom yang usianya sudah lebih 200 tahun.

Kondom yang Dipakai Manusia 200 Tahun Lalu Dipamerkan di Belanda
kondom tua (mashable.com)
Carihape.com - 

Koleksi baru yang dimiliki oleh Museum Rijksmuseum yang berlokasi di Amsterdam, Belanda, adalah sebuah kondom yang usianya diprediksi lebih dari 200 tahun dan masih dalam kondisi yang 'bagus'.

Dalam penjelasannya, artefak langka ini diperkirakan berasal dari masa sekitar tahun 1830 silam dan bahan utama pembuatannya adalah usus buntu domba.

 

 

Bila diperhatikan lebih lanjut, kondom tersebut memiliki detail sebuah gambar di salah satu sisinya yang menggabarkan seorang biarawati setengah telanjang sedang duduk di depan tiga rohaniawan. Lalu ada juga tulisan dalam bahasa Prancis, voila mon choix, yang bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi itu pilihanku.

Pihak kurator sendiri menduga gambar tersebut merujuk pada mitologi Yunani mengenai 'Pengadilan Paris', yang menceritakan kisah seorang pangeran dari Troya diminta memilih dewi tercantik dari tiga kandidat yakni Aphrodite, Athena, dan Hera.

Berdasarkan rujukan tersebut, pihak kurator pun percaya jika kondom tersebut diproduksi oleh rumah bordil kelas atas di Prancis, lantaran hanya mereka yang berpendidikan saja yang mengetahui referensi tersebut.

Dikutip Mashable Indonesia dari The Guardian, kondom berusia lebih dari 200 tahun ini dibeli oleh pihak Museum Rijksmuseum pada November 2024 lalu, tepatnya di sebuah lelang di Haarlem.

"Kami yang pertama menyadarinya dan lucunya saat itu tidak ada orang lain yang menawar selain kami," ujar Joyce Zelen selaku Kurator Museum Rijksmuseum.

Lantaran tidak ada pesaing untuk mendapatkannya, kondom tersebut akhirnya berhasil dibeli pihak Museum Rijksmuseum dengan harga 1.000 euro atau sekitar Rp18,5 juta (kurs 1 euro = Rp18.565).

Setelah dibeli , pihak Museum Rijksmuseum langsung melakukan pemeriksaan dengan bantuan cahaya ultraviolet. Hasilnya didapati jika kondom tersebut ternyata belum pernah digunakan.

Joyce Zelen menyebut jika Museum Rijksmuseum bersedia untuk meminjamkan kondom berusia 200 tahun itu ke museum lain. Namun prosesnya harus hati-hati karena diyakini benda itu sangat rapuh.

Sekadar informasi, sebelum dibuat dari karet, kondom memang awalnya dibuat menggunakan usus hewan seperti domba. Ada juga yang membuatnya dari kain linen dan cangkang kura-kura.

kondom belanda museum