Mengenal Starlink, Layanan Akses Internet Terbaru di Indonesia

Layanan internet berbasis satelit, starlink, telah resmi diluncurkan di Indonesia. Peluncuran starlink di Indonesia dilakukan pada Mei 2024 di Bali, dimana langsung dihadiri oleh sang pendiri sekaligus CEO SpaceX, Ellon Musk.

Mengenal Starlink, Layanan Akses Internet Terbaru di Indonesia
perangkat penerima sinyal satelit starlink ditempatkan di atap rumah (starlink.com)
Carihape.com - 

Starlink adalah layanan internet berbasis satelit yang disediakan oleh SpaceX, perusahaan peluncur roket luar angkasa, asal Amerika Serikat.

Starlink mulai diperkenalkan ke publik pada Januari 2015, pada acara pembukaan fasilitas pengembangan SpaceX di Redmon, Washington, Amerika Serikat. Dan peluncuran pertama satelit starlink ke orbitnya di luar angkasa, dilakukan pada tahun 2019.

 

satelit starlink  (https://www.siliconrepublic.com/)

 

Starlink merupakan konstelasi satelit atau sekumpulan satelit di luar angkasa yang saling terkoneksi dengan tujuan untuk menyediakan akses internet pita lebar ke seluruh dunia.

 

model konstelasi satelit  di luar angkasa (https://aerospace.org/)

 

Posisi satelit starlink di luar angkasa berada pada orbit LEO (Low Earth Orbit) atau melayang 340 km hingga 1200 km di atas permukaan bumi.

Umumnya satelit lain seperti satelit milik Telkom Indonesia, Satria-1, berada di orbit GEO (Geostationary Orbit), yang melayang setinggi 36000 km di atas permukaan bumi.

Saat ini (Mei 2024), jumlah satelit starlink yang sudah beroperasi di luar angkasa untuk melayani akses internet di seluruh dunia sudah lebih dari 5900 satelit, dari total 6436 satelit starlink yang ada di angkasa.

 

Video singkat tentang starlink (starlink.com)

Cara Kerja Starlink

Untuk membayangkan bagaimana satelit starlink bekerja, kalau diibaratkan seperti infrastruktur telepon selular di darat, satu satelit starlink sama dengan satu menara BTS (Base Transceiver Station) atau menara wifi yang diletakkan di luar angkasa. 

Proses kerjanya, satelit starlink akan mengirim dan menerima sinyal dari perangkat penerima khusus yang disediakan saat kita membeli dan berlangganan.  Perangkat tersebut akan dihubungkan ke router. Dari router ini lah perangkat ponsel ataupun laptop kita bisa terkoneksi dengan layanan internet layaknya seperti wifi.

 

Seseorang sedang mengkases internet menggunakan layanan starlink
Seseorang sedang mengkases internet menggunakan layanan starlink dengan perangkat penerima sinyal khiusus yang diletakkan depannya (starlink.com)

 

Menginstal Starlink Cukup Mudah

Untuk menggelar atau memasang perangkat starlink sangat sederhana dan cukup mudah. Semua orang bisa melakukannya sendiri, tidak perlu lagi menunggu ketersediaan jaringan di sekitar lokasi, atau pun menunggu petugas datang ke rumah. 

Dari segi infrastruktur, karena starlink berbasis komunikasi satelit, maka untuk menggelar layanan starlink hingga ke lokasi kita berada, provider tidak perlu lagi menggali tanah dan menarik kabel optik, menyewa tanah atau bangunan untuk menempatkan BTS. 

Pengguna hanya perlu meletakkan perangkat khusus (sebagai antenna pengirim dan penerima sinyal dari satelit starlink) di lingkungan yang bebas halangan ke arah langit, yang tentunya telah tersambung ke colokan listrik dan router, maka pengguna sudah siap menerima layanan internet melalui ponselnya atau laptopnya bak ber-internet menggunakan wifi.

Karena kemudahan itulah membuat layanan starlink  bisa dirasakan oleh setiap orang kapanpun dan dimanapun, terutama di wilayah yang tak tersedia infrastruktur telekomunikasi (internet) seperti di area terpecil, daerah 3T (daerah tertinggal, terdepan, dan terluar), di laut, bahkan bisa dimanfaatkan ketika terjadi bencana alam di saat seluruh infrastruktur telekomunikasi darat luluh lantak dan tidak berfungsi. 

 

BTS Telekomunikasi untuk melayani komunikasi selular (https://www.kominfo.go.id/)

 

Kecepatan Internet Starlink

Untuk kecepatannya, starlink diklaim mampu menyediakan kecepatan unduh data hingga 200 Mbps. Pada beberapa percobaan yang dilakukan di Indonesia, ternyata kecepatan internet starlink berbeda-beda, ada yang dapat 200Mbps namun ada yang hanya sekitar 80 Mbps saja.

Berikut kecepatan layanan internet starlink yang direncanakan: 

SERVICE PLAN STANDARD (FIXED) PRIORITY (FIXED) MOBILE (MOBILITY) MOBILE PRIORITY (MOBILITY)
DOWNLOAD 25-100 Mbps 40-220 Mbps 5-50 Mbps 40-220 Mbps
UPLOAD 5-10 Mbps 8-25 Mbps 2-10 Mbps 8-25 Mbps
LATENCY 25-60 ms 25-60 ms <99 ms <99 ms

src: https://www.starlink.com/legal/documents/DOC-1400-28829-70

 

Pada halaman situs website starlink, diakui bahwa memang bisa terjadi variasi kecepatan internet yang diterima pengguna. 

Kecepatan internet starlink bisa berubah-ubah sesuai dengan lokasi, waktu, dan prioritas layanan. Kecepatan internet starlink pun bisa turun akibat dari penggunaan yang tinggi. 

Jadi diharapkan para pengguna starlink menggunakan akses internet ini secara wajar. Starlink pun tidak menjamin 100% layanannya tidak ada gangguan. 

Indonesia sebenarnya punya layanan serupa (layanan berbasis satelit) 

Indonesia sebenarnya sudah punya infrastruktur layanan internet berbasis satelit, salah satunya satelit satria milik pemerintah indonesia melalui Kementerian Kemonukasi dan Informatika (Kemenkominfo)

Satelit satria menggunakn orbit GEO (Geostationary Earth Orbit) dengan jarak orbit 36000 km dari permukaan bumi, juga ditugaskan untuk melayani layanan internet di wilayah Indonesia, terutama di wilayah pelosok atau wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang tidak terjangkau layanan internet berbasis kabel optik ataupun selular. 

Sama seperti starlink, layanan internet satria juga bisa dirasakan secara langsung ke end-user (direct to home), melalui antena VSAT (Very Small Aperture Terminal), sebuah terminal antena yang berdiameter 0.6 dan 2.4 meter, atau ada juga yang besar dengan ukuran diamater 3 sampai  6 meter seperti parabola. 

 

 

Antena VSAT satelit Satria (https://kepripedia.com/)

 

 

Salah satu stasiun bumi untuk satelit satria (https://www.kominfo.go.id/)

 

Dengan kehadiran starlink di Indonesia, tentunya menjadikannya sebagai pesaing sengit bagi layanan internet satelit satria ataupun layanan satelit VSAT yang sudah lama beroprasi di Indonesia. (*)

 

starlink internet ellon musk telkom indonesia layanan internet starlink starlink adalah spaceX kecepatan starlink