Dikutip dari CNBCIndonesia.com, pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengingatkan, penyadapan sering dilakukan melalui aplikasi berbahaya yang masuk tanpa disadari. "Risiko penyadapan meningkat seiring banyaknya aplikasi berbahaya yang menyusup. Gejalanya bisa dideteksi lebih awal jika pengguna peka," ujarnya, dikutip Minggu (7/9/2025).
Ada beberapa ciri khusus yang bisa muncul saat ponsel disusupi penyadap, yaitu dari Baterai cepat habis,performa melambat, tagihan data membengkak, SMS dan panggilan mencurigakan, muncul iklan pop-up berlebihan.
Ada beberapa cara pencegahan seperti
- Hanya unduh aplikasi dari sumber resmi seperti Google Play Store atau App Store,
- Gunakan aplikasi anti-malware dan lakukan pemindaian rutin,
- Cek pengalihan panggilan dengan kode MMI seperti ##002# atau *#21#,
- Aktifkan verifikasi dua langkah pada akun penting,
- Matikan GPS location jika tidak digunakan.